← Sabuk Pangan TengahPULIH Cikadu · Regenerative Experience & Healing Business Unit
Baseline Lanskap

Sebelum jadi tempat healing,
ini adalah data.

Setiap sudut Cikadu — dari kemiringan lereng hingga titik mata air — sudah dipetakan lewat kajian geodesi, hidrologi, dan ekologi. Ketenangan yang kamu rasakan di sini dibangun di atas kepastian teknis, bukan janji kosong.

Kepastian Ruang

420,22 hektar, bukan 670.

Dokumen awal Area 1 memberi label "250 hektar". Ekstraksi geometri berbasis koordinat WGS84 menunjukkan luasan sesungguhnya hanya 145,24 hektar. Perbedaan ini bukan kesalahan kecil — ia adalah alasan mengapa setiap keputusan komersial di Cikadu menunggu kepastian spasial lebih dulu.

Area 2 tidak punya anomali serupa: 274,98 hektar terverifikasi konsisten dengan struktur poligonnya. Total kedua area, setelah rekonsiliasi, adalah 420,22 hektar — dan hanya sebagian darinya yang benar-benar layak dikembangkan (developable area).

AREA 1

145,24 Ha — Karakter Moderat

Keliling 5,98 km · memanjang sumbu timur–barat · centroid 107.245606, -7.335155

AREA 2

274,98 Ha — Karakter Kompleks

Keliling 6,92 km · memanjang sumbu utara–selatan · centroid 107.213945, -7.348983

JARAK

1,76 Km Pemisah Udara

Kedua area terpisah fisik — dikelola dengan kebijakan berbeda, tidak homogen.


Air Menentukan Segalanya

Membaca arah air sebelum membaca peluang bisnis.

Pemodelan hidrologi lanskap — arah aliran, akumulasi air, indeks kebasahan tanah — menentukan di mana mata air boleh disentuh, dan di mana ia harus dibiarkan hening.

Koridor Tengah Area 2

Jalur berkelok yang membelah punggungan terjal — diduga jalur erosi alur sungai. Menjadi jalur meditasi berjalan yang tetap dijaga jarak amannya dari titik rawan.

Perimeter Selatan (Zona K1)

Vegetasi paling rapat dan gelap di lereng bergradien tinggi — fungsi recharge hidrologi. Larangan mutlak pembukaan tajuk sebelum geoteknik dikonfirmasi.

Interface Utara & Timur Area 1

Bersinggungan langsung dengan lahan pertanian dan permukiman warga — termasuk jalur pipa air domestik yang keberadaannya dijamin tetap terlindungi.

Kerangka Zonasi Fungsional

Tanah memilih sendiri fungsinya.

Spesifikasi tanah, kedalaman resapan, curah hujan, dan tingkat erosi menentukan apa yang boleh tumbuh — bukan sebaliknya. Berikut tujuh zona yang membingkai setiap program di Cikadu.

K1

Konservasi Inti

Lereng ekstrem, mata air utama, koridor habitat kritis. Hanya untuk pemantauan biodiversitas.

K2

Buffer Hidrologi

Kawasan tangkapan lembah mikroklimat yang mengunci infiltrasi dan menjaga tutupan permanen.

R1 · R2

Rehabilitasi & Regenerasi

Petak tanah telanjang dan jejak erosi direhabilitasi lewat tanaman penutup dan suksesi agroforestri.

A1 · A2

Agroforestri Permanen

Kopi, pala, cengkeh, aren — komoditas berakar jangkar yang menjaga struktur lereng menengah.

P1

Produksi Pangan Terbatas

Relief landai berisiko erosi rendah — tanaman semusim, hortikultura, dan biofarmaka dengan rotasi ketat.

H · S

Infrastruktur & Sosial

Titik retensi air dan ruang ko-manajemen bersama warga desa sesuai temuan lapangan.


Master Development Framework

Satu kawasan, delapan fungsi yang saling menghidupi.

Zonasi teknis tetap ditentukan oleh tanah dan air; di atasnya, program pengembangan Cikadu disusun dalam delapan fungsi utama yang membentuk ekonomi regeneratif.

01 · ECOLOGY

Konservasi Hijau

Perlindungan tajuk, mata air, lereng, koridor biodiversitas dan rehabilitasi.

02 · PRODUCTION

Komoditas Unggulan

Agroforestri lokal bernilai tinggi dengan petani sebagai mitra produksi dan penjaga lanskap.

03 · CONTROLLED FARMING

Greenhouse

Sayur, buah, hortikultura, nursery dan varietas premium dengan budidaya presisi.

04 · CLIMATE

Carbon Landscape

Peningkatan biomassa, SOC, agroforestri dan MRV sebagai kinerja iklim yang dapat diukur.

05 · SCIENCE

Living Laboratory

Riset pangan, hortikultura, tajuk, tanah, air, biodiversitas dan teknologi pertanian.

06 · EXPERIENCE

Healing Sanctuary

Agrowisata hening, forest immersion, sensory farming, slow food dan low-impact stays.

07 · ENERGY

Renewable Energy

Agrovoltaic, tenaga surya, biodigester dan sistem energi bersih untuk operasi kawasan.

08 · VALUE ADD

Hilirisasi Produk

Pengolahan, branding, traceability, retail dan pengalaman produk asal Cikadu.

Bukan Lahan Kosong

Warga penggarap adalah bagian dari lanskap.

Perbatasan Cikadu bersinggungan langsung dengan kebun campur, jalur lintas komuter petani, dan sumber air domestik warga desa sekitar. Ketenangan yang dirasakan pengunjung urban bergantung sepenuhnya pada stabilitas hubungan ini.

  • 01 · KEBUN CAMPUR AKTIF
    Petani eksisting dilibatkan sebagai pemandu wisata terapi dan instruktur etnofarming, bukan disingkirkan.
  • 02 · JALUR LINTAS TRADISIONAL
    Akses komuter petani di interior Area 2 dipertahankan melalui koridor khusus dalam tata letak zonasi.
  • 03 · SUMBER AIR DOMESTIK
    Titik pipa dan bak penampung komunal diinventarisasi agar pasokan air warga tetap terlindungi penuh.
Etnofarming

Kearifan lokal sebagai metode, bukan dekorasi.

Etnofarming berpijak pada pengetahuan turun-temurun masyarakat setempat dalam membaca musim dan merawat tanaman — menjaga keselarasan tanah dan ekosistem tanpa merusak alam sekitar.

Seniman Petani

Bertani sebagai ruang ekspresi dan terapi sosial.

Memadukan ketekunan bercocok tanam dengan kepekaan estetika, gerakan seniman petani menjadikan lahan sebagai ruang edukasi publik sekaligus bentuk ketahanan pangan kolektif.

Ingin tahu jalan pemulihan yang cocok untukmu?

Lihat Program